Sukabumi – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi mengungkapkan masih terdapat kekurangan tenaga pendidik yang cukup signifikan untuk jenjang sekolah dasar (SD) negeri dan sekolah menengah pertama (SMP) negeri. Total kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai sekitar 7.184 orang.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menjelaskan bahwa kebutuhan guru paling besar berada pada jenjang SMP. Kondisi tersebut salah satunya disebabkan sistem pembelajaran di tingkat SMP yang membutuhkan guru berdasarkan mata pelajaran.
Deden menyebutkan, dari total kekurangan tersebut, kebutuhan guru untuk SD negeri berada di kisaran 3.430 orang. Sementara untuk jenjang SMP negeri, kekurangan guru mencapai sekitar 3.754 orang.
Menurut Deden, jumlah kebutuhan guru di tingkat SMP lebih tinggi karena setiap mata pelajaran membutuhkan tenaga pendidik dengan kompetensi yang sesuai. Hal tersebut membuat pemenuhan kebutuhan guru di jenjang SMP memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan dengan jenjang SD.
Selain menghadapi kekurangan guru, Kabupaten Sukabumi juga masih membutuhkan sejumlah kepala sekolah untuk jenjang SD dan SMP. Saat ini terdapat sekitar 82 posisi kepala sekolah yang masih perlu dipenuhi.
Deden berharap kebutuhan kepala sekolah tersebut dapat dipenuhi secara bertahap melalui mekanisme Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). Proses tersebut diharapkan dapat menghasilkan calon pimpinan sekolah yang memiliki kompetensi dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Di tengah keterbatasan jumlah tenaga pendidik, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terus berupaya memastikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik tetap berjalan. Sekolah diminta mengoptimalkan tenaga guru yang tersedia agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat dilaksanakan secara maksimal.
Deden juga menyampaikan bahwa secara keseluruhan terdapat 11.286 pegawai yang berada di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Jumlah tersebut terdiri atas 3.340 Pegawai Negeri Sipil (PNS), 4.024 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta 3.922 PPPK Paruh Waktu.
Persoalan kebutuhan tenaga pendidik juga akan dihadapkan pada tantangan lain menjelang akhir tahun 2026. Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi diperkirakan menghadapi gelombang pensiun yang melibatkan 362 guru dan kepala sekolah.
Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah agar proses regenerasi dan pemenuhan kebutuhan tenaga pendidik dapat dipersiapkan secara lebih baik. Langkah tersebut diperlukan untuk menjaga keberlangsungan pelayanan pendidikan di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi.
Dari sisi jumlah satuan pendidikan, Kabupaten Sukabumi saat ini memiliki 1.218 SD dan 396 SMP yang tersebar di 47 kecamatan. Satuan pendidikan tersebut berada di 381 desa dan lima kelurahan.
Deden menjelaskan bahwa sekitar 75 persen satuan pendidikan di Kabupaten Sukabumi merupakan sekolah dasar. Kondisi geografis wilayah Kabupaten Sukabumi yang luas juga menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam pemerataan tenaga pendidik dan pelayanan pendidikan.
Sementara itu, jumlah peserta didik aktif di Kabupaten Sukabumi tercatat mencapai 457.696 siswa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 309.870 siswa berada pada jenjang sekolah dasar, sedangkan 147.826 siswa merupakan peserta didik jenjang SMP.
Dengan jumlah siswa dan satuan pendidikan yang cukup besar, pemenuhan kebutuhan guru menjadi salah satu tantangan penting bagi Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi. Pemerataan tenaga pendidik diharapkan dapat terus dilakukan agar seluruh peserta didik memperoleh layanan pendidikan yang optimal tanpa terkendala keterbatasan jumlah guru.
