RAGAM BAHASA — Kebakaran melanda lahan terbuka yang dipenuhi rerumputan dan alang-alang di Kampung Ciranji RT 02/RW 06, Desa Sampora, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Minggu (20/9/2026) malam.

Lokasi kebakaran berada tidak jauh dari ruas Jalan Raya Cikidang-Palabuhanratu. Kondisi vegetasi yang kering membuat kobaran api berpotensi menjalar ke area lain di sekitar lokasi.

Informasi mengenai kejadian tersebut diterima Posko Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 19.09 WIB.

Mendapat laporan dari masyarakat, petugas Posko Damkar Palabuhanratu segera menuju lokasi. Tim tiba sekitar pukul 19.54 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus melokalisasi titik api.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Kabupaten Sukabumi, Erwin Adam Ridwan, mengatakan kebakaran terjadi pada kawasan lahan dengan bentangan sekitar 12 hektare.

Namun, berdasarkan hasil penanganan di lapangan, area yang terdampak kobaran api diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare.

“Yang terbakar kurang lebih 2 hektare,” kata Erwin.

Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Penanganan dilakukan secara cepat mengingat lokasi berada di sekitar jalur Cikidang-Palabuhanratu serta berdekatan dengan area perkebunan dan permukiman. Jika tidak segera dikendalikan, api dikhawatirkan merambat melalui vegetasi kering yang berada di sekitar lahan.

Sementara itu, hingga proses penanganan selesai, belum diketahui secara pasti sumber awal munculnya api. Petugas masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran tersebut.

DPKP Kabupaten Sukabumi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan dengan vegetasi kering.

Warga juga diminta tidak membakar sampah atau meninggalkan bara api di lahan terbuka tanpa pengawasan.

“Jika melihat adanya titik api atau asap, segera laporkan kepada petugas agar bisa cepat ditangani,” ujar Erwin.

Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kebakaran lahan meluas. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat menjalar ketika bertemu rerumputan atau alang-alang dalam kondisi kering.

“Kami juga mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati saat beraktivitas yang berhubungan dengan api. Jangan sampai api kecil menjadi besar dan merambat ke lahan di sekitarnya,” pungkasnya.

(Egol)