SUKABUMI – Kebakaran melanda lahan seluas sekitar 10 hektare di Kampung Cikadal, Desa Mandrajaya, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (20/8/2026) malam.
Api mulai terlihat sekitar pukul 18.15 WIB atau setelah waktu Magrib. Kobaran api dengan cepat meluas karena sebagian area dipenuhi ilalang yang dalam kondisi mudah terbakar.
Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Mandrajaya Nusantara, Opick Ariosantos, mengatakan warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke lokasi untuk membantu memadamkan api.
“Setelah Magrib tiba-tiba muncul api di lokasi tersebut. Apinya sangat cepat merambat karena banyak ilalang, sehingga cepat membesar,” ujar Opick.
Lahan yang terbakar diketahui milik warga bernama Suryadin (52). Lokasinya juga berada berbatasan langsung dengan kawasan konservasi mangrove.
Selain membakar lahan, kobaran api turut berdampak terhadap sekitar 500 pohon kelapa milik warga yang berada di sekitar area tersebut.
Warga kemudian melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya. Upaya tersebut dilakukan hingga selepas salat Isya.
“Di situ antusias warga segera berdatangan untuk memadamkan api. Kami bergotong royong,” kata Opick.
Setelah dilakukan pemadaman bersama, api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipastikan padam sekitar selepas Isya.
Hingga api berhasil dipadamkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Opick mengimbau agar tidak ada pihak yang langsung dituding sebagai penyebab sebelum terdapat bukti yang jelas.
“Sumber api kami tidak bisa menuduh siapa-siapa, karena tidak ada bukti. Yang jelas, setelah salat Magrib tiba-tiba muncul api di lokasi tersebut,” pungkasnya.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa kebakaran lahan tersebut. Kondisi lahan dan jumlah pohon kelapa yang mengalami kerusakan masih berdasarkan keterangan awal di lokasi.
(NOVAL)
