Sukabumi – Pemerintah Kabupaten Sukabumi bersama TNI Angkatan Laut (TNI AL), masyarakat, PT CMNP Tbk, dan CT Arsa Foundation memulai pembangunan kembali Jembatan Leuwidinding yang menghubungkan wilayah Kecamatan Jampangtengah dan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi.
Pembangunan ditandai dengan kegiatan groundbreaking yang digelar pada Minggu (6/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk memulihkan akses masyarakat sekaligus turut memeriahkan momentum HUT ke-81 TNI AL dan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156.
Jembatan Leuwidinding sebelumnya mengalami kerusakan hingga akhirnya ambruk. Kini, infrastruktur tersebut akan dibangun kembali dengan panjang sekitar 89 meter dan lebar 1,5 meter.
Peletakan awal pembangunan dilakukan oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Edwin bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar, Direktur PT CMNP Tbk M. Jusuf Hamka, serta perwakilan CT Arsa Foundation.
Pembangunan kembali jembatan tersebut disambut baik karena keberadaan Jembatan Leuwidinding memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat. Jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi akses warga menuju sekolah, fasilitas kesehatan, serta berbagai kegiatan sosial.
Selain itu, keberadaan jembatan juga memiliki dampak terhadap aktivitas perekonomian masyarakat. Akses yang kembali tersedia diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga dan mendukung kegiatan ekonomi di wilayah sekitar.
Kolaborasi antara Pemkab Sukabumi, TNI AL, masyarakat, PT CMNP Tbk, dan CT Arsa Foundation menjadi bentuk nyata semangat gotong royong dalam membantu pemulihan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap pembangunan Jembatan Leuwidinding dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam memulihkan akses transportasi serta memperlancar aktivitas warga di Kecamatan Jampangtengah dan Gunungguruh.
