SUKABUMI – Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi terus memperkuat pembinaan karakter generasi muda melalui Gerakan Pramuka. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Training Center (TC) II sebagai bagian dari persiapan kontingen Kabupaten Sukabumi yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Pondok Modern Assalam Putri, Kecamatan Warungkiara, Jumat (10/7/2026), menjadi tahapan akhir pemantapan kemampuan peserta sebelum bertolak menuju Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, pada Agustus 2026.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, S.Pd.I., M.Si., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi, mengatakan sebanyak 64 anggota Pramuka terbaik telah ditetapkan sebagai kontingen Kabupaten Sukabumi setelah melalui proses seleksi dan pembinaan secara bertahap.

Menurut Deden, seluruh peserta dipilih berdasarkan kemampuan, kedisiplinan, serta kesiapan mengikuti kegiatan kepramukaan tingkat nasional. Mereka akan bergabung bersama ribuan anggota Pramuka dari berbagai provinsi di Indonesia dalam ajang Jambore Nasional 2026.

“Sebanyak 64 peserta yang berangkat merupakan hasil seleksi. Mereka nantinya akan berkumpul bersama anggota Pramuka dari seluruh Indonesia pada Jambore Nasional yang rencananya dibuka oleh Presiden Prabowo,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memberikan dukungan penuh terhadap pembinaan kepramukaan sebagai bagian dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Melalui berbagai kegiatan kepramukaan, peserta didik tidak hanya dibekali keterampilan, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kemandirian, gotong royong, serta semangat kebangsaan.

Menurutnya, Jambore Nasional menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memperluas wawasan, mempererat persaudaraan antardaerah, sekaligus mengasah kemampuan bekerja sama dan beradaptasi dengan berbagai tantangan.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas yang turut menghadiri kegiatan Training Center II menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang tetap berkomitmen aktif dalam Gerakan Pramuka di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Ia menilai, keberadaan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda agar tidak hanya bergantung pada penggunaan gawai, tetapi juga mampu membangun komunikasi, kerja sama, serta kepedulian sosial melalui berbagai aktivitas kepramukaan.

“Penggunaan gadget saat ini telah banyak mengubah pola perilaku generasi muda. Namun melalui Pramuka, adik-adik dibiasakan untuk berinteraksi secara langsung, belajar bekerja sama, serta membangun karakter yang kuat,” kata Andreas.

Selain itu, Andreas mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan dan memanfaatkan kesempatan mengikuti Jambore Nasional sebagai ajang untuk menunjukkan kemampuan sekaligus memperkenalkan nama baik Kabupaten Sukabumi di tingkat nasional.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi berharap pembinaan yang dilakukan Dinas Pendidikan bersama Kwarcab Gerakan Pramuka mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, serta siap menjadi calon pemimpin masa depan. Melalui persiapan yang matang, kontingen Kabupaten Sukabumi diharapkan dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama daerah pada Jambore Nasional 2026.