RAGAM BAHASA – Kabupaten Sukabumi masuk dalam jajaran lima besar wilayah dengan jumlah area hiking terbanyak di Jawa Barat. Data tersebut berdasarkan rilis Jabar Stats periode Mei 2026 yang menunjukkan besarnya potensi wisata alam yang dimiliki daerah berjuluk Bumi Pajampangan itu.

Dalam data tersebut, Kabupaten Bogor menempati posisi pertama dengan 823 area hiking. Posisi berikutnya ditempati Kabupaten Bandung dengan 477 lokasi, Garut 434 lokasi, Cianjur 397 lokasi, dan Kabupaten Sukabumi berada di peringkat kelima dengan 360 area hiking.

Sementara itu, daerah lain yang masuk dalam daftar 10 besar yakni Tasikmalaya dengan 318 area hiking, Sumedang 281 lokasi, Bandung Barat 279 lokasi, Kuningan 210 lokasi, serta Ciamis 182 lokasi.

Jumlah area hiking yang cukup banyak tersebut menjadi salah satu indikator kekayaan potensi wisata alam di Kabupaten Sukabumi. Wilayah ini dikenal memiliki bentang alam yang beragam, mulai dari kawasan pegunungan, perbukitan, hutan konservasi, hingga air terjun yang menjadi daya tarik wisatawan dan pecinta alam.

Beberapa destinasi hiking yang populer di Sukabumi di antaranya jalur-jalur di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, serta sejumlah bukit dan jalur trekking yang menawarkan panorama alam khas pegunungan.

Menurut keterangan Jabar Stats, data tersebut bersumber dari Point of Interest (POI) Data, yaitu kumpulan informasi spasial yang memuat koordinat GPS, nama, dan kategori lokasi atau fasilitas penting.

Dengan masuknya Sukabumi dalam lima besar wilayah dengan area hiking terbanyak di Jawa Barat, potensi wisata berbasis alam diharapkan dapat terus berkembang melalui peningkatan aksesibilitas, keselamatan pengunjung, serta pengelolaan destinasi yang berkelanjutan.

Potensi ini sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Sukabumi sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Jawa Barat yang memiliki daya tarik bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.

(NOVAL)