Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Rabu, 16 September 2026, dengan pelaksanaan secara luring dan daring yang berpusat di SMPN 1 Cikembar. Sejumlah jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi turut menghadiri kegiatan tersebut.
Ketua Program Studi Matematika FPMIPA UPI, Dr. Kartika Yulianti, M.Si., menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan dasar maupun menengah. Menurutnya, kegiatan ini menjadi bentuk pengabdian akademisi dalam berbagi ilmu dan pengalaman, khususnya terkait strategi pembinaan OSN.
Melalui pendampingan dari akademisi dan tenaga ahli, para guru diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam membimbing siswa menghadapi berbagai kompetisi sains, terutama Olimpiade Matematika.
Sementara itu, Ketua Tim Kerja Mutu PTK dan Kurikulum SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Ateng Trisnadi, M.Pd., yang hadir mewakili Kepala Disdik, menilai kolaborasi tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan mutu dan kualitas tenaga pendidik di Kabupaten Sukabumi.
Ateng juga menyoroti tantangan pembelajaran Matematika di lapangan. Menurutnya, masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep dasar Matematika.
“Jangankan menguasai materi esensial, para siswa bahkan masih kesulitan untuk memahami konsep-konsep dasar,” katanya.
Ia berharap materi yang disampaikan selama lokakarya dapat diterapkan oleh para guru di kelas masing-masing. Dengan demikian, peningkatan kompetensi pendidik diharapkan turut mendukung pemerataan kualitas pembelajaran Matematika di seluruh sekolah di Kabupaten Sukabumi.
Lokakarya tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari Program Studi Matematika FPMIPA UPI, yakni Dr. Al Azhary Masta, S.Si., M.Si., Dra. Encum Sumiaty, M.Si., Dr. Khusnul Novianingsih, S.Si., M.Si., Sofihara Al Hazmy, S.Si., M.Si., Utari Wijayanti, S.Kom., M.Si., Fitriani Agustina, S.Si., M.Si., serta Fitri Rahmawati, S.Pd., M.Sc.
Para narasumber memberikan materi mengenai strategi pembinaan siswa untuk menghadapi kompetisi OSN. Salah satunya, Dr. Al Azhary Masta, M.Si., menekankan pentingnya membiasakan siswa mengerjakan soal-soal OSN sekaligus memperkuat kemampuan literasi.
Menurutnya, latihan yang terarah dapat mendorong siswa meningkatkan kemampuan berpikir, dari sekadar menghafal menuju penalaran tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS).
“Ini meningkatkan rerata nilai akademik dan capaian assessment (TKA),” tambahnya.
Melalui kegiatan yang berlangsung pada 16 September 2026 tersebut, UPI, MGMP Matematika SMP, dan Disdik Kabupaten Sukabumi berharap kompetensi guru semakin meningkat sehingga pembinaan siswa untuk menghadapi OSN dapat berjalan lebih optimal dan kualitas pendidikan Matematika semakin merata.
