RAGAM BAHASA – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (30/4/2026) sore memicu terjadinya banjir di Kampung Cibalung RT 02 RW 04, Desa Talaga. Peristiwa ini terjadi di sekitar area proyek pembangunan Tol Bocimi Seksi 3.

Banjir dipicu oleh meluapnya Sungai Cilegok setelah aliran air tersendat material bambu yang terbawa arus deras. Tumpukan bambu tersebut menyebabkan air tertahan dan akhirnya meluber ke permukiman serta lahan pertanian warga.

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Caringin, Usman, mengungkapkan bahwa laporan kejadian diterima sekitar pukul 16.00 WIB, bersamaan dengan intensitas hujan yang cukup tinggi di wilayah tersebut.

“Material bambu yang terbawa arus menghambat aliran sungai, sehingga air meluap dan menggenangi rumah warga,” ujarnya.

Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 30 hingga 50 sentimeter. Sebanyak 13 kepala keluarga terdampak, dengan air masuk ke dalam rumah mereka. Selain itu, lahan pertanian warga seluas kurang lebih 11 are turut terendam.

Banjir berlangsung relatif singkat, yakni sekitar satu setengah jam. Setelah dilakukan penanganan, air mulai surut sekitar pukul 17.30 WIB.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun pengungsian, kejadian ini sempat menghambat akses jalan di sekitar lokasi. Warga pun langsung bergerak cepat membersihkan sisa material bambu dan lumpur yang terbawa arus banjir.

Upaya penanganan dilakukan secara gotong royong antara petugas dan masyarakat setempat, termasuk membuka kembali aliran sungai agar tidak terjadi penyumbatan lanjutan.

Saat ini, kondisi di lokasi telah kembali kondusif. Warga memilih tetap bertahan di rumah masing-masing sambil melakukan pembersihan lingkungan.

Pihak terkait mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan deras kembali turun, guna mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Selain itu, warga juga membutuhkan peralatan sederhana untuk membantu proses pembersihan sisa material yang terbawa banjir.

(EGOL)