RAGAMBAHASA.com – Pemerintah Israel mengonfirmasi telah menerima jenazah seorang prajuritnya dari kelompok milisi Hamas Palestina. Prajurit tersebut tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza pada tahun 2014. Penyerahan dilakukan melalui Palang Merah pada Minggu (9/11/2025), sebagaimana disampaikan Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Sayap militer Hamas sebelumnya mengumumkan akan menyerahkan jasad Hadar Goldin, perwira Israel yang terbunuh dalam konflik di Gaza. Namun, hingga kini pihak Israel belum memastikan identitas jenazah yang diterima tersebut.

Sejak gencatan senjata diberlakukan pada 10 Oktober 2025, Hamas telah menyerahkan 20 sandera hidup kepada Israel. Langkah itu merupakan bagian dari kesepakatan gencatan senjata yang difasilitasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sebagai imbalan, Israel telah membebaskan hampir 2.000 warga Palestina dari penjara.

Dalam perjanjian tersebut, Hamas juga diminta menyerahkan 28 jenazah sandera yang ditukar dengan 360 jenazah anggota Hamas yang diserahkan oleh Israel. Hingga saat ini, Hamas telah menyerahkan 24 jenazah, sementara Israel telah menyerahkan 300 jenazah ke pihak Hamas. Dengan demikian, masih ada empat jenazah yang belum diserahkan untuk menyelesaikan pertukaran sesuai kesepakatan kedua belah pihak.