Sukabumi – Upaya memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel menjadi alasan utama Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi mendukung penuh pemeriksaan interim yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan interim menjadi momentum penting untuk memastikan pengelolaan anggaran berjalan sesuai aturan serta meningkatkan kualitas laporan keuangan daerah.
Menurut Yudi, keterbukaan terhadap proses audit merupakan bagian dari tanggung jawab institusi publik dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Karena itu, Disbudpora siap memenuhi seluruh kebutuhan data dan dokumen yang diperlukan auditor BPK secara lengkap, akurat, dan tepat waktu.
“Kami berkomitmen menjadikan setiap masukan dan rekomendasi dari BPK sebagai bahan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan. Ini menjadi momentum untuk terus memperkuat sistem pengendalian internal di lingkungan dinas,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengelolaan keuangan yang baik tidak hanya berhenti pada tertib administrasi, tetapi juga harus berdampak langsung terhadap kualitas program serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kebudayaan, kepemudaan, dan olahraga.
Sementara itu, pemeriksaan interim BPK RI di Kabupaten Sukabumi merupakan bagian dari agenda rutin tahunan pemeriksaan keuangan daerah. Tahapan ini menjadi langkah awal sebelum pemeriksaan lebih mendalam terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025.
Melalui pemeriksaan tersebut, auditor akan mengidentifikasi potensi kekurangan serta memberikan catatan yang dapat segera ditindaklanjuti perangkat daerah guna meningkatkan kualitas laporan keuangan secara keseluruhan.
