SUKABUMI – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet pelajar Kabupaten Sukabumi pada ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2026. Kontingen Kabupaten Sukabumi berhasil menembus jajaran 10 besar dari 27 kabupaten/kota yang mengikuti kompetisi bergengsi tersebut.

Berdasarkan rekapitulasi sementara per 8 Juli 2026 pukul 16.00 WIB, Kabupaten Sukabumi menempati posisi ketujuh dengan koleksi satu medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu. Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet pelajar yang selama ini dilakukan secara berkelanjutan oleh berbagai pihak.

Perolehan medali diraih dari sejumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN, di antaranya atletik, renang, bulutangkis, pencak silat, dan panjat tebing. Dari seluruh cabang tersebut, renang menjadi penyumbang medali emas bagi Kabupaten Sukabumi, sementara cabang atletik turut menyumbangkan medali melalui nomor putra dan putri.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraih para atlet pelajar. Menurutnya, hasil tersebut merupakan buah dari kerja keras atlet, pelatih, guru pendamping, official, panitia, serta dukungan penuh dari keluarga selama proses persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.

“Alhamdulillah, kontingen pelajar Kabupaten Sukabumi berhasil meraih prestasi terbaik pada O2SN Tingkat Provinsi Jawa Barat. Kami bangga karena peserta didik mampu mempersembahkan medali emas pada cabang renang, serta medali dari cabang atletik putra maupun putri,” ujar Deden Sumpena, Sabtu (11/7/2026).

Ia menilai, capaian tersebut menunjukkan bahwa potensi atlet pelajar Kabupaten Sukabumi mampu bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat. Keberhasilan masuk peringkat tujuh dari 27 kabupaten/kota menjadi indikator positif terhadap kualitas pembinaan olahraga di lingkungan pendidikan.

Deden juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam membina para atlet sejak tahap seleksi hingga mampu tampil maksimal di tingkat provinsi. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan, tetapi juga bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi secara keseluruhan.

Ia berharap prestasi yang telah diraih dapat menjadi motivasi bagi atlet pelajar lainnya untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, serta berani bersaing pada berbagai ajang olahraga, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Pembinaan atlet usia pelajar, lanjutnya, akan terus menjadi perhatian sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan mampu membawa nama baik daerah.

Olimpiade Olahraga Siswa Nasional merupakan ajang kompetisi olahraga antarpelajar yang menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, kemampuan, sekaligus karakter peserta didik melalui semangat sportivitas dan persaingan yang sehat. Setiap tahunnya, O2SN menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan atlet usia sekolah yang diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat.

Dengan capaian sementara yang menempatkan Kabupaten Sukabumi di posisi ketujuh klasemen, diharapkan prestasi tersebut dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada pelaksanaan O2SN berikutnya. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa atlet-atlet muda Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi.